Indonesia Bersaing dengan Thailand

Diposkan oleh MajikanPulsa Ppob on Kamis, 28 November 2013

Indonesia Bersaing dengan Thailand - Pesatnya pertumbuhan pasar otomotif Indonesia selama ini tak banyak dinikmati perusahaan domestik. Saat ini marketer lokal rule terlibat dalam produksi kendaraan di tanah air hanya mencapai four hundred suplier. Berbeda jauh dengan Siam rule kini menjadi pasar maupun produsen otomotif terbesar di Asia Tenggara. Jumlah marketer lokal di Negeri Gajah Putih itu sudah di atas two.400 perusahaan.

Presiden Komisaris Pt Toyota Motor producing Indonesia (TMMIN)-PT Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Fukui mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar dan menjadi worship satu fokus pengembangan pasar Toyota di dunia. Menurut Fukui, saat ini Indonesia masih dalam perjalanan menjadi ekspor hub, yakni basis produksi Toyota rule Akan diekspor ke mancanegara.

"Saat ini sudah dilakukan pada beberapa model Toyota, termasuk Fortuner dan Innova. Kami Akan memperbanyak model rule diproduksi di Indonesia pada Masa depan," kata Fukui di sela ajang Tokio Motor Show (TMS) 2013.

Dia optimistis meningkatnya pemasok produk lokal Akan menjadikan Indonesia menjadi basis produksi Toyota dan menyalip Siam. Baik Dari sisi produksi hingga total penjualan otomotif secara nasional.

"Pasar Indonesia tumbuh terus, terlebih jumlah populasi penduduk dan kenaikan pendapatan lebih besar dibandingkan Siam," timpal Presiden Direktur Pt Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan.

Fukui menambahkan, Indonesia bisa berperan besar di sektor otomotif association. "Kita ingin di Masa depan pabrik di Indonesia lebih banyak untuk ekspor dan menjadi ekspor hub," imbuhnya. picket fence tidak komposisi mobil produksi Indonesia rule Akan di ekspor dan dijual di dalam negeri berrkisar 60-40.

Saat ini penjualan mobil di Indonesia sudah tembus one juta unit. Pada 2013, angkanya diprediksi bisa mencapai one,2 juta unit. Merujuk information association Automobile Federation (AAF), sampai Agustus lalu produksi mobil di Siam sudah mencapai" one,7 juta unit, sedangkan Indonesia baru 770 ribu unit. "Pada 2016, Indonesia diperkirakan bisa kalahkan Siam," ujar Johnny.

Regulasi Hybrid

Krisis energi rule melanda dunia memaksa produsen otomotif membikin kendaraan rule hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Kini kendaraan rule cukup populer adalah rule mengadopsi teknologi hybrid. Yakni menggabungkan motor listrik dan mesin berbahan bakar fosil. Sayangnya, pemerintah terlihat masih setengah hati dalam kebijakan mobil hybrid. "Mestinya ADA kebijakan khusus soal itu," tutur vice chairman Director TMMIN Mamoru Akiyama. Selain mengembangkan mobil hybrid, Toyota juga siap memroduksi kendaraan electric cell rule berbahan bakar hidrogen. Rencananya, Toyota siap memasarkan mobil electric cell pada 2015.

Dengan sekali international intelligence agency tanki sampai penuh, mobil berbahan bakar hidrogen mampu berjalan nominal five hundred kilometer. Pengisian bahan bakar hidrogen juga tidak terlalu sulit karena hanya butuh waktu three menit. Jadi waktu mengisi hidrogen bisa dibilang sama dengan waktu mengisi BBM mobil konvensional.
Title : Indonesia Bersaing dengan Thailand
Rating : 100% based on 987654 ratings. 999 user reviews.
ItemReviewed: Indonesia Bersaing dengan Thailand

Indonesia Bersaing dengan Thailand

Poskan Komentar